Indeks Forum Forum Diskusi Kristen Forum Diskusi Kristen

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

apa bukti yang menyebutkan kalo Yesus lahir pada tgl 25 Dec
Pilih halaman 1, 2  Selanjutnya
 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Kristen -> Forum Bebas
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
bebet



Sejak: 23 Okt 2006
Post: 8
Lokasi: malaysia

PostDikirim: Rab Apr 25, 2007 1:29 pm    Judul: apa bukti yang menyebutkan kalo Yesus lahir pada tgl 25 Dec Balas dengan kutipan

tmn2, g lagi bingung nih??
ada tmn gue yang nanya ma gue, knp kalian umat christian rayain kelahiran Tuhan Yesus pada tgl 25 Dec???
emank nya di alkitab disebutkan???

-GBU-
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Jimmy Christian



Sejak: 18 Feb 2007
Post: 29

PostDikirim: Jum Apr 27, 2007 3:41 am    Judul: Balas dengan kutipan

Yah memang ga ada jawaban pastinya kapan Tuhan Yesus lahir karena ada alasannya yaitu:

I Korintus 11:23-26
11:23. Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti
11:24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"
11:25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"
11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.


Kita tidak disuruh memperingati kelahiranNya melainkan kematian & kebangkitanNya. So di gereja kl merayakan Natal itu sebagai acara bersama yg bole di bilang besar2an ... (ga mungkin kan tiap hari) perayaan atas kebaikan Tuhan Yesus bukan kelahiranNya karena hari kelahiranNya tidak di sebutkan jelas di alkitab dan Tuhan Yesus mau kita lebih melihat kepada apa yg telah di perbuatNya di atas kayu salib untuk kita.

Ps: kita merayakan kebaikan Tuhan Yesus memang tiap hari, hanya perayaan di gereja yg besar2an ga bs tiap hari kan... kan butuh dana besar jg... nah itulah Natal.

Ini penjelasan saya dan pendapat saya bole di terima bole tidak. Terserah pribadi masing2.
GBU
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi MSN Messenger
b!d



Sejak: 27 Desc 2006
Post: 22
Lokasi: Semarang

PostDikirim: Jum Apr 27, 2007 1:02 pm    Judul: Balas dengan kutipan

Sebenernya, ceritanya dulu tanggal 25 itu dicomot dari kebudayaan nonkristen (ceritanya mengandung benih kontroversi Smile jadi aku pikir tdk perlu disebutkan). Tanggal 25 Dec nda ada hubungan sama sekali dengan kekristenan. Tapi karena sekarang terlanjur begitu, aku sih nda mempermasalahkan. Cuma aku sendiri tdk mensakralkan hari Natal meski merayakannya.
Toh tujuan Yesus ada di dunia bukan untuk lahir, tapi untuk mati dan bangkit Laughing . Spendapat ma jimi lah.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Rico B. Halim



Sejak: 19 Mei 2007
Post: 72
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Jum Mei 25, 2007 2:40 am    Judul: SATURNALIA Balas dengan kutipan

Mohon maaf sebelumnya, kalau tulisan dibawah ini tidak sependapat dengan Anda... tetapi biar bagaimanapun kita harus tau bahwa "Tuhan Yesus" telah merendahkan diri dan datang sebagai manusia kedunia ini.

Hendaklah "Hari Natal" selalu ada dalam diri kita setiap hari, Chirstmas Everyday and Every Where.

Asal-usul dipilihnya tanggal 25 Desember sebagai tanggal kelahiran dewa matahari ini ternyata diambil dari tanggal kelahiran raja Nimrod.

Perayaan kelahiran dewa matahari, yang sebenarnya adalah hari kelahiran raja Nimrod dilakukan dengan melakukan kegiatan hura-hura, pesta, dan bagi-bagi hadiah. Puncak perayaan ini adalah tanggal 1 januari. Kegiatan ini terus menerus digelar tiap tahunnya di tanah Babilonia untuk memperingati hari kelahiran raja mereka, pendiri pusat dunia, Babilonia yang bertepatan dengan hari kelahiran tuhan matahari.

Nama “Nimrod” dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya “dia membangkang atau murtad”. Padahal dia hanya berbeda 4 generasi dengan nabi Nuh. Ham, kakek Nimrod adalah salah satu putra nabi Nuh yang taat dan diselamatkan dari banjir besar. Kemurtadan Nimrod antara lain adalah mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semiramis. Setelah Nimrod meninggal, Semiramis melanjutkan visi paganisme Nimrod dengan mengatakan bahwa roh Nimrod tetap hidup. Nimrod dan Semiramis adalah dua sejoli yang membangun konsep politeisme dan paganisme paling lengkap.

Tanggal Kelahiran Dewa Matahari
Tradisi perayaan dewa matahari menyebar ke semua peradaban besar di dunia pasca kehancuran Babilonia. Kepercayaan paganisme ini bertahan selama ribuan tahun. Pertama-tama menyebar ke Persia dan Mesir. Lalu dari mesir menyebar ke Romawi. Di Mesir, sang dewa bernama Rei dan Isis, Di Persia diberi nama Mithras, Suku Inca dan Aztek menyebutnya Quetzalcoatle, orang Yunani menamakannya dewa Apollo atau Dionysus, di Romawi dikenal dengan nama Hercules, orang Arab menyebutnya Baal, dan masih banyak lagi. Paganisme memang mengijinkan dewa mereka dinamakan dengan nama-nama tokoh besar atau nenek moyang mereka. Namun semua orang itu di anggap sebagai inkarnasi tuhan. Semua dewa matahari itu dilahirkan tepat tanggal 25 desember. Tanggal ini merujuk pada penanggalan perayaan kelahiran dewa matahari yang disembah orang-orang Babilonia. Perayaanya di gelar setiap tanggal 25 desember sampai 1 januari. Orang romawi menyebut perayaan ini sebagai hari raya Saturnalia.

Ketika Yesus berada di tanah Yudea, pengikutnya meninggalkan tradisi paganisme. Selama 300 tahun, pengikut Yesus tidak menggelar perayaan itu. Tidak ada catatan secuilpun tentang keterlibatan gereja dan pengikut kristus dalam merayakan hari Saturnalia.

Flavius Valerius Constantinus adalah raja Romawi pertama yang masuk kristen. Konstantin sendiri diragukan memeluk kristen dengan tulus. Konstantin hanya seorang ahli politik yang melindungi daerah kekuasaanya. Dengan masuk kristen, dia berharap pengikut kristen dapat dia tundukkan, dan gereja menghentikan ajarannya kepada para penyembah matahari. Sampai mati, Konstantin tidak pernah dibaptis sebagai tanda menjadi pengikut kristus. Itu menandakan bahwa Konstantin sebenarnya tidak pernah menjadi seorang penganut Kristen. Konstantin mengadakan banyak sekali sinkretisme (perpaduan) antara ajaran kristus dengan tradisi romawi. Puncaknya saat konstantin mengumpulkan semua uskup kristen di romawi untuk mengadakan “kesepakatan” iman untuk mencari solusi atas tajamnya perdebatan teologis di Romawi.

Tepat tanggal 23 Mei 325 di kota kecil Nicea, diadakan pertemuan untuk membuat “kesepakatan iman” yang menghasilkan Konsili Nicea yang menetapkan beberapa singkretisme ajaran Yesus dengan tradisi Romawi. Konstantin menganggap konsili itu sebagai keputusan politik yang harus ditaati semua gereja dan pengikut kristus. Arius, bersama dua orang uskup lainnya menolak keputusan Konsili Nicaea.

Konsili Nicea sendiri pada awalnya tidak terlalu ditaati oleh pengikut kristus. Hari Natal pada tanggal 25 Desember untuk pertama kalinya baru dirayakan 29 tahun setelah konsili, yaitu tahun 354 di Roma dan di tahun 375 di Konstantinopel dan di tahun 387 di Antakia (Antiochie). Namun seiring kerasnya gereja dan para paus mengamankan hasil Konsili Nicea, pengikut kristus di abad ke lima terpaksa mulai menggelar perayaan Natal. Namun tidak ada catatan Natal di gelar di daerah Mesir dan Byzantium. Di kedua daerah tersebut, pemeluk kristen merupakan mayoritas dibandingkan pemeluk paganisme. Bahkan Mesir adalah kerajaan kristen terbesar di dunia saat itu.

Kelahiran dewa Matahari
Tidak ada satu rujukan sejarahpun yang mengatakan bahwa 25 desember adalah hari kelahiran Yesus. Yang ada, semua buku sejarah mengatakan bahwa 25 desember diambil dari perayaan Saturnalia, hari kelahiran dewa matahari.

“Natal bukanlah upacara-upacara awal gereja. Bukti awal menunjukkan bahwa pesta tersebut berasal dari mesir.” Catatan sejarah menunjukkan, bahwa dewa matahari bangsa Romawi mengadopsi konsep dewa-dewa Mesir. Catholic Encyclopedia, edisi 1911

Di bagian lain pada judul Natal Day, bapak katolik pertama berkata:
“Di dalam kitab suci, tidak seorang pun yang mengadakan upacara atau menyelenggarakan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini .”

“Natal bukanlah upacara - upacara awal gereja. Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakannya, dan Alkitab juga tidak pernah menganjurkannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.” Encyclopedia Britannica, yang terbit tahun 1946

“Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya, umat Kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran orang tersebut. Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad keempat Masehi. Pada abad kelima, Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari ”Kelahiran Dewa Matahari.” Sebab tidak seorang pun yang mengetahui hari kelahiran Yesus.” Encyclopedia Americana terbitan tahun 1944

“Natal diperingati pada tanggal 25 Desember berdasarkan kesepakatan semua gereja di dunia. Tanggal 25 tersebut, ditetapkan sesuai dengan tanggal kelahiran Dewa Rei (Dewa Matahari) di Mesir. Sebelum diperingati tanggal 25 Desember, hari Natal juga pernah diperingati pada tanggal 8 Januari. Namun, peringatan pada tanggal 8 Januari, itu hanya diperingati pada zaman gereja awal (zaman dahulu).” Albertus Tatty, Pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bandung dalam wawancaranya dengan republika

“Di ensiklopedi mana pun atau juga di kitab suci Kristen sendiri akan mengatakan kepada kita bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. “The Plain Truth About Christmas” Herbert W. Armstrong, Pastur dari Worldwide Church of God, USA

Dan masih banyak petunjuk jelas lainnya yang menyebutkan bahwa tanggal 25 Desember bukanlah tanggal kelahiran Yesus, tapi hari perayaan Saturnalia (kelahiran dewa matahari).

Keterangan Tambahan:
Nimrod dilahirkan di sebuah daerah Mesopotamia kuno. Nimrod inilah yang mendirikan menara Babel, membangun kota Babilonia, Nineweh dan kota-kota lainnya. Dia pula yang pertama membangun kerajaan di dunia, meletakan dasar pemerintahan dan ekonomi kapitalisme pertama kali. Nimrod adalah cucu Ham, anak Nuh. Tepatnya, Nimrod adalah keturunan ketiga Nuh yang mendirikan kerajaan pertama di muka bumi: BABILONIA.

Nimrod adalah orang pertama yang meletakkan dasar-dasar paganisme kuno. Dia menciptakan tuhan-tuhan bagi masyarakat Babilonia untuk disembah. tuhan yang paling tinggi statusnya adalah Mithras, tuhan matahari. Karena matahari dianggap yang pertama diciptakan oleh Tuhan.

Sebagai rasa syukur atas kehidupan yang diciptakan-nya, masyarakat Babilonia mengadakan perayaan dimana tuhan menciptakan alam semesta. Perayaan ini dimulai bertepatan dengan dibuatnya matahari yang jatuh pada hari pertama. Dan perayaan itu berakhir minggu depannya ketika matahari sebagai sumber kehidupan siap bekerja secara efektif.

Namun masyarakat Babilonia tidak tahu, kapan sebenarnya matahari diciptakan. Nimrod lah yang menetapkan tanggal 25 desember sebagai hari kelahiran tuhan matahari. Tujuh hari setelah hari kelahiran tuhan matahari ditetapkan sebagai awal kehidupan manusia, yaitu 1 januari, dan kalender matahari pun dimulai pada tanggal itu. Dengan demikian, perayaan 25 desember dan 1 januari bisa dirayakan setiap tahun.

Refrensi:
Saturnalia, A longer article by James Grout
Epistulae morales ad Lucilium, Lucius Annaeus Seneca
The real "reason for the season."
Why is Dec. 25 the date to celebrate Christmas? Two explanations compete. By: Richard Ostling, Associated Press
The Reason We Celebrate Christmas in December, Associated Content
The Catholic Encyclopedia, An extensive scholarly review of the origin of Christmas and possible contributions from other holidays


Salam dalam Yesus Kristus.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Jimmy Christian



Sejak: 18 Feb 2007
Post: 29

PostDikirim: Sen Mei 28, 2007 8:33 am    Judul: Re: SATURNALIA Balas dengan kutipan

Rico B. Halim wrote:
Mohon maaf sebelumnya, kalau tulisan dibawah ini tidak sependapat dengan Anda..


Yang mana nih bro, jd bingung, topic nya Apa bukti tgl 25 dec kelahiran dr Yesus, dan saya baca komen yg laen jg ga ada yg bilang kalau Yesus lahir tgl 25 dec. Tidak sependapat nya di mana ?

GBU
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi MSN Messenger
Rico B. Halim



Sejak: 19 Mei 2007
Post: 72
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Sen Mei 28, 2007 2:58 pm    Judul: Balas dengan kutipan

b!d wrote:
Sebenernya, ceritanya dulu tanggal 25 itu dicomot dari kebudayaan nonkristen (ceritanya mengandung benih kontroversi Smile....
Toh tujuan Yesus ada di dunia bukan untuk lahir, tapi untuk mati dan bangkit Laughing . Spendapat ma jimi lah.


Hanya untuk memperjelas komen diatas serta share untuk menambah wawasan kita umat KRISTIANI dalam sejarah perkembangan Kristen dimuka bumi ini.

Salam dalam Tuhan Yesus
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
cspot



Sejak: 04 Jul 2007
Post: 5

PostDikirim: Rab Jul 04, 2007 11:06 am    Judul: Balas dengan kutipan

Ga ada yang tau kapan Yesus lahir. Tanggal 25 dec itu hanyalah kesepakatan sama2. Toh, it's not a big deal kapan Yesus lahir, seperti waktu kita rayain hari ibu. Kan kesepakatan sama2 juga kan?
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
pemulihan



Sejak: 29 Jul 2007
Post: 6
Lokasi: lampung

PostDikirim: Min Jul 29, 2007 5:05 pm    Judul: Balas dengan kutipan

Menurut saya tidak ada sesuatu apapun yang harus ditambahkan atau dikurangkan di dalam Alkitab. Jadi perayaan natal dll yang semuanya tidak ada di Alkitab itu salah dimata Tuhan. Karena iman kristiani hanya berdasarkan Alkitab semata.

Perayaan natal hanyalah pikiran manusia dan bumbu2 dalam sebuah keagamaan. Jelas sudah 25 Desember awalnya dari peyembahan berhala tetapi kenapa kita masih mentolerir ini dgn masih merayakannya??Belum lagi sejarah pohon Natal,sinterklas,tukar kado,dll itu semua bagian dr penyembahan berhala yang diadaptasi di dalam kekristenan.

Kalau kita masih merayakan Natal berarti kita masih meragukan Alkitab dengan mengatakan Alkitab itu kurang...!
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Rico B. Halim



Sejak: 19 Mei 2007
Post: 72
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Kam Ags 02, 2007 3:57 am    Judul: Balas dengan kutipan

pemulihan wrote:
Menurut saya tidak ada sesuatu apapun yang harus ditambahkan atau dikurangkan di dalam Alkitab. Jadi perayaan natal dll yang semuanya tidak ada di Alkitab itu salah dimata Tuhan. Karena iman kristiani hanya berdasarkan Alkitab semata.
Saya sangat setuju, biarlah Natal ada dalam hati kita dan Yesus lahir setiap hari bagi kita.

Salam dalam Tuhan Yesus
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
jen_88



Sejak: 05 Ags 2007
Post: 2

PostDikirim: Min Ags 05, 2007 2:42 pm    Judul: Balas dengan kutipan

Halo pemulihan, saya baca dari post anda dan penasaran kenapa orang yang merayain natal itu disebut menyembah berhala?

Maksud saya, saya tau kok klo tanggal 25 des itu bukan tanggal lahir Yesus. Itu sudah saya baca dari artikel2. Cuma menurut saya, dalam ngerayain natal, kita bisa paling tidak menyediakan satu hari buat ingat apa yang uda Yesus lakuin buat kita. Memang sih, kita harus nyediain waktu buat Tuhan tiap hari. Tapi, di masa sekarang, banyak orang yang ga sempat buat itu (dan emang itu ga bener yah...) cuma klo mereka ngerayain Natal, mereka bisa berkumpul ama keluarga and mengingat klo Yesus uda datang dan mati buat manusia.

Dan saya setuju ama Rico klo Natal itu ada dalam hati kita. Ada 1 lagu yang bagussss banget. Ini liriknya:

"Christmas isn't Christmas,
til it happens in your heart.
Somewhere deep inside you
is where Christmas really starts.
So give your heart to Jesus,
you'll discover when you do;
That it's Christmas,
really Christmas for you."

Kepengen bagi-bagi lagunya buat semua, tapi saya sendiri ga bisa nemuin di mana-mana. Mau coba beli cd juga ga tau di cd apa yang ada. Cuma lagu ini pernah saya dengar di gereja. Smile
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Abednego



Sejak: 21 Sep 2006
Post: 10
Lokasi: malaysia

PostDikirim: Sab Sep 15, 2007 8:32 pm    Judul: Balas dengan kutipan

Helo semua.. saya juga setuju ama jen. Alkitab ngga pernah mnyatakn kalau Tuhan Yesus lahir pada 25 disember, itu benar, tapi bukankah baik kalau kita menetapkan 1 waktu yang kita bisa merayakan natal sebagai tanda syukur kepada Tuhan.. pada hemat saya, selagi kita ngga memuja apa pun bentuk berhala itu ngga di kira menyembah berhala..asalkan tujuan kita adalah untuk menyenangkan hati Tuhan, bila2 saja kita bisa memperingati kelahirannya ke dunia ini untuk membawa khabar keselamatan..

KARENA KITA DIA BRI HIDUPNYA...
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi AIM Address
wira



Sejak: 03 Jul 2006
Post: 11
Lokasi: Jakarta

PostDikirim: Jum Jan 04, 2008 4:46 am    Judul: Balas dengan kutipan

Berhubung sekarang masih blom terlalu jauh dari Natal dan Tahun Baru, rasanya topik ini masih enak untuk diangkat.

Sebelumnya mo ucapin Merry Christmas and Happy New Year dulu yah buat semuanya.

Memang di Alkitab gak pernah ditulis bahwa tanggal 25 Desember itu hari kelahiran Tuhan Yesus, dan memang berdasarkan sharing teman2 di sini perayaan pada tanggal tersebut adalah berdasarkan kesepakatan gereja-gereja di seluruh dunia.. (tanpa perlu mengingat latar belakang sejarahnya.. bahwa ini hanyalah merupakan perubahan bentuk dari perayaan untuk dewa matahari atau apapun juga).

Tapi yang penting bahwa Kelahiran Tuhan Yesus tercatat di Alkitab, dan ada bukti sejarahnya yaitu sewaktu Kaisar Agustus mengadakan sensus.. itu yang menyebabkan keluarga Yusuf pergi dari Nazareth ke Betlehem (dalam rangka mengikuti sensus, karena sensus ini harus sesuai dengan daerah asal mereka bagi semua perantau) (Lukas 2:1-7)

Pada malam Yesus dilahirkan, gembala-gembala sedang berjaga di padang ketika malaikat memberitahukan pada mereka bahwa Juruselamat dunia telah lahir. (Lukas 2:8-20).
Sekedar pengetahuan.. Israel terletak di sebelah utara khatulistiwa di daerah subtropis yang beriklim gurun.. jadi tidaklah mungkin ada gembala yang bisa berjaga di tengah malam pada bulan Desember karena suhu sekitarnya sangat dingin.. jadi kemungkinan besar itu terjadi sekitar musim panas. Ada banyak peneliti sejarah gereja yang berpandangan bahwa kelahiran Yesus terjadi dekat dengan Hari Pondok Daun.. yang dirayakan antara bulan Juni atau Juli (cmiiw)

Bagi orang yang mau merayakan tanggal 25 Desember gak masalah, juga bagi orang yang memutuskan tidak merayakan Natal tanggal 25 Desember, juga gak bisa dibilang mereka sesat. Sekali lagi.. hidup adalah pilihan.. adalah pilihan untuk merayakan atau tidak merayakan Natal pada tanggal yang sudah disepakati bersama.

Perayaan natal memang banyak dibumbui hal2 yang tidak ada sangkut pautnya dengan kelahiran Tuhan Yesus seperti hadiah, Santa Claus, Pohon Natal, dsb seperti yang telah disebutkan saudara pemulihan. Kita sebagai orang kristen janganlah terjebak dengan hal ini.. karena sekali lagi.. ini hanyalah sebagai bumbu, tapi menu utama dari hidangan Natal kita adalah Juruselamat. "Jesus is the reason for this season -- Yesuslah penyebab semuanya ini kita rayakan"

Ada beberapa sikap menyambut kelahiran Yesus. Di Alkitab kita bisa melihat beberapa sikap orang2 dalam menyambut kelahiran Yesus.
1. Gembala. Mereka orang-orang kecil dan sederhana. Yesus juga lahir bagi mereka yang sederhana. Mereka menyambut kelahiran Yesus dengan penuh antusias.
2. Orang Majus. Ada yang berpendapat mereka adalah 3 orang raja dari Timur, tapi sebenarnya mereka adalah para ahli astronomi, orang2 yang mempelajari angkasa luar... orang2 yang tidak mengenal Allah, tapi setelah mengetahui kelahiran seorang tokoh besar mereka datang untuk bertemu dengan Yesus. Bahkan setelah bertemu dengan Yesus mereka menjadi percaya dan menyembahNya (mengingat mereka menuruti mimpi yang diberikan Tuhan pada mereka untuk tidak kembali pada Herodes, melainkan lewat jalan yang lain) (Matius 2:1-12)
3. Herodes. Raja yang berkuasa saat itu di Yerusalem, sangatlah kejam.. tapi ia percaya ada seorang raja baru yang dilahirkan.. cuma saja isi hatinya adalah mau menjahati bayi itu.. supaya kekuasaan tetap berada di tangannya. (Matius 2:3, 7-8 ) Ia yang memerintahkan supaya bayi di bawah usia 2 tahun di Yudea dibunuh semua.. tapi rencana Tuhan tidaklah bisa digagalkan oleh seorang manusia. (Matius 2:16-18 )
4. Imam kepala dan Ahli taurat. Mereka tau bahwa akan ada bayi yang dilahirkan menjadi raja dan juruselamat. Mereka mendengar kabar itu pula dari orang majus, namun mereka gak percaya. (Matius 2:4-6) Di akhir cerita mereka pula yang menyalibkan Tuhan Yesus, agar semua rencana Allah digenapi bahwa Yesus mati menjadi penebus dosa semua manusia.

Jadi sekali lagi.. kita gak perlu mempermasalahkan kapankah Yesus dilahirkan (untuk tanggal pastinya.. nanti kalo kita sudah ketemu sama Tuhan Yesus, kita boleh tanya sendiri sama beliau.. supaya gak salah tanggal yah.. Very Happy ). Sekedar memperingati hari kelahirannya boleh-boleh saja, karena bagi kita orang kristen, yang terpenting adalah tujuan kelahiran Tuhan Yesus ke dunia yaitu menyelamatkan umat manusia, bukanlah tanggal Yesus dilahirkan.

Tapi yang lebih penting dalam merayakan Natal bukanlah merayakan kelahiran seorang bayi, tapi ingatlah juga suatu kali Yesus akan datang kembali sebagai Raja dari segala raja, dan Dia akan menjadi hakim bagi semua orang baik yang percaya kepadaNya ataupun tidak percaya. Barangsiapa yang percaya kepadaNya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah (Yohanes 3:18 )

Bagi manusia jaman sekarang banyak yang menyambut kelahiran Yesus dengan sikap mencari keuntungan diri sendiri. Begitu banyak Mall dan tempat hiburan yang ikut merayakan natal demi mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya.. tanpa pernah ada juruselamat di hati mereka masing-masing

Sekali lagi yang penting bagi kita adalah sikap hati kita. Apakah kita menyambut Yesus di hati kita atau sekedar berhura-hura dalam merayakan natal, tanpa pernah ada Yesus di dalam hati kita. Bagi kita setiap hari adalah natal, tapi jangan pernah biarkan hanya ada bayi saja di hati kita.. tapi biarlah bayi itu bertumbuh dan menjadi Tuhan dalam kehidupan kita dan berkuasa atas seluruh aspek kehidupan kita, sebab Ia, Yesus adalah Raja segala raja.

Shallom,
Wira
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Krisnat



Sejak: 19 Feb 2008
Post: 11
Lokasi: retert

PostDikirim: Sen Mar 03, 2008 2:42 am    Judul: Balas dengan kutipan

Tapi herannya kenapa wakil-wakil kita di pemerintahan ataupun pastur tidak pernah mengatakan kenyataan ini,masalah ini menurut saya perkara besar
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kunjungi situs pengirim AIM Address Yahoo ID MSN Messenger
lya



Sejak: 16 Desc 2009
Post: 1

PostDikirim: Sel Desc 29, 2009 6:14 am    Judul: Balas dengan kutipan

Firman Allah memberi tahu kita kapan persisnya Yesus mati,tetapi tidak langsung memberikan petunjuk kapan Yesus lahir.hal itu mengingatkan kita kepada perkataan raja Salomo "Sebuah nama lebih baik daripada minyak yang baik,dan hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran"(Pengkhotbah 7:1)
Maka,tidak heran bahwa Alkitab memberikan banyak perincian tentang pelayanan dan kematian Yesus,tetapi hanya sedikit tentang kelahirannya.

Natal,yang konon dimaksudkan untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus,hampir setiap agama yang mengaku Kristen merayakannya.Tetapi tidak ada bukti bahwa murid-murid Yesus pada abad pertama merayakannya.Buku Sacred Origins of Profound Things (Asal-usul Sakral dari Hal-hal yang Bermakna Dalam) menyatakan,"selama dua abad setelah lahirnya Kristus,tidak seorangpun tahu,dan hanya sedikit yang peduli,kapan persisnya ia lahir."

Seandainya murid-murid Yesus tahu persis kapan tanggal lahirnya,merekapun tidak akan merayakannya.Mengapa?

karena seperti dikatakan The World Book Encyclopedia ,orang Kristen masa awal,"menganggap perayaan kelahiran sebagai kebiasaan kafir"

Alkitab hanya menyebutkan 2 perayaan hari lahir,yaitu yang diadakan oleh dua penguasa yang tidak menyembah Allah yang benar(Kejadian 40:20;Markus 6:21) Perayaan hari lahir juga diadakan untuk menghormati dewa-dewi orang kafir.Misalnya,pada tanggal 24 Mei orang Romawi merayakan hari lahir dewi Diana.Keesokan harinya mereka memperingati hari lahir dewa matahari mereka,Apolo.Jadi,perayaan hari lahir dikaitkan dengan kekafiran,bukan dengan Kekristenan.

Ada alasan lain mengapa orang Kristen abad pertama tidak akan merayakan hari lahir Yesus.Murid-muridnya kemungkinan besar tahu bahwa perayaan hari lahir ada kaitannya dengan takhayul.Misalnya,banyak orang Yunani dan Romawi zaman dahulu percaya bahwa ada suatu roh yang hadir pada saat kelahiran setiap orang dan yang melindungi orang tersebut sepanjang hidupnya."roh itu mempunyai hubungan gaib dengan dewa yang hari kelahirannya sama dengan orang tersebut",kata buku The Lore of Birthdays (Kepercayaan Tradisional tentang Hari Lahir).Allah YHWH pasti tidak senang dengan perayaan apapun yang mengaitkan Yesus dengan takhayul (Yesaya 65:11,12)
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
b!d



Sejak: 27 Desc 2006
Post: 22
Lokasi: Semarang

PostDikirim: Kam Jan 14, 2010 5:33 pm    Judul: Balas dengan kutipan

Jadi kepikiran, waktu sensus penduduk oleh romawi itu ada data sejarahnya ga ya?? Saya tidak begitu paham masalah geografis dan iklim, tapi kelihatannya, saat Yesus lahir pas ga ada salju atau hujan (ga tau juga kalo memang ga ada salju di sana. Tapi seingat saya kata salju ada di Alkitab juga). Soalnya saat itu ada gembala2 domba yang sedang beraktivitas. Hehehe...
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Kristen -> Forum Bebas Zona waktu menurut GMT
Pilih halaman 1, 2  Selanjutnya
Halaman 1 dari 2

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by phpBB © 2001, 2005 phpBB Group